Cara Mengembalikan File yang Terhapus

Posted on

Apakah kamu pernah menghapus file yang penting secara tidak sengaja? Atau mungkin file tersebut hilang karena virus atau kerusakan pada hard drive? Jangan panik, masih ada cara untuk mengembalikan file yang terhapus. Artikel ini akan membahas beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengembalikan file yang terhapus.

1. Gunakan Recycle Bin

Recycle Bin adalah tempat penyimpanan sementara untuk file yang dihapus dari komputer. File yang dihapus masih dapat dikembalikan dari Recycle Bin, kecuali jika kamu telah mengosongkan Recycle Bin. Jika kamu belum mengosongkan Recycle Bin, cukup buka Recycle Bin dan cari file yang ingin kamu kembalikan. Setelah itu, klik kanan pada file tersebut dan pilih “Restore”. File tersebut akan kembali ke lokasi aslinya.

2. Gunakan Command Prompt

Jika kamu telah mengosongkan Recycle Bin atau file tersebut tidak muncul di Recycle Bin, kamu masih dapat mengembalikan file yang terhapus menggunakan Command Prompt. Berikut ini cara melakukannya:

  1. Buka Command Prompt dengan cara menekan tombol “Windows” + “R” dan ketik “cmd”.
  2. Pilih “Run as administrator”.
  3. Ketik “chkdsk /f” di Command Prompt dan tekan “Enter”.
  4. Tunggu hingga proses selesai. Setelah itu, ketik “attrib -h -r -s /s /d drive:\*.*” (ganti “drive” dengan huruf drive tempat file tersebut disimpan).
  5. Tunggu hingga proses selesai. Setelah itu, cek kembali folder tempat file tersebut disimpan.

3. Gunakan Software Recovery

Jika kedua cara di atas tidak berhasil, kamu masih dapat menggunakan software recovery untuk mengembalikan file yang terhapus. Berikut ini beberapa software recovery yang dapat kamu gunakan:

  1. Recuva
  2. EaseUS Data Recovery Wizard
  3. Stellar Data Recovery
  4. MiniTool Power Data Recovery

Setelah kamu mengunduh dan menginstal software recovery, kamu dapat mengikuti instruksi yang diberikan oleh software tersebut untuk mengembalikan file yang terhapus.

4. Gunakan Backup

Salah satu cara paling aman untuk menghindari kehilangan file yang penting adalah dengan membuat backup secara berkala. Kamu dapat menggunakan Google Drive, Dropbox, atau layanan cloud lainnya untuk menyimpan file-file pentingmu. Dengan cara ini, kamu dapat dengan mudah mengembalikan file yang terhapus.

5. Gunakan Fitur Windows File History

Fitur Windows File History memungkinkan kamu untuk membuat salinan cadangan dari file-file pentingmu secara otomatis. Fitur ini dapat diakses melalui Control Panel > File History. Jika kamu kehilangan file yang penting, kamu dapat dengan mudah mengembalikannya dari backup yang telah dibuat.

Kesimpulan

Terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengembalikan file yang terhapus. Gunakan Recycle Bin jika kamu belum mengosongkannya, gunakan Command Prompt jika file tersebut tidak muncul di Recycle Bin, gunakan software recovery jika kedua cara sebelumnya tidak berhasil, gunakan backup untuk menghindari kehilangan file yang penting, dan gunakan fitur Windows File History untuk membuat salinan cadangan filemu secara otomatis. Dengan cara ini, kamu dapat dengan mudah mengembalikan file yang terhapus dan menghindari kehilangan file yang penting di masa depan.

Artikel Serupa:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *