Cara Menghemat Baterai Xiaomi

Posted on

Xiaomi saat ini menjadi salah satu merek smartphone yang paling diminati di Indonesia. Banyak orang memilih Xiaomi karena harganya yang terjangkau dan spesifikasinya yang bagus. Namun, salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pengguna Xiaomi adalah daya tahan baterainya yang kurang lama. Untuk itu, kali ini kami akan memberikan tips cara menghemat baterai Xiaomi agar daya tahan baterainya lebih lama.

1. Mengurangi Kecerahan Layar

Kecerahan layar adalah salah satu faktor yang mempengaruhi daya tahan baterai pada smartphone. Semakin tinggi kecerahan layar, semakin cepat baterai akan terkuras. Untuk menghemat baterai Xiaomi, Anda bisa mengurangi kecerahan layar hingga setengah atau seperempat dari kecerahan maksimal. Selain itu, Anda juga bisa mengaktifkan fitur auto-brightness agar kecerahan layar dapat menyesuaikan diri dengan kondisi cahaya di sekitar Anda.

2. Menonaktifkan Fitur Bluetooth dan NFC

Fitur Bluetooth dan NFC memang sangat berguna untuk menghubungkan perangkat lain, namun kedua fitur tersebut juga memakan daya baterai yang cukup besar. Oleh karena itu, jika Anda tidak sedang menggunakan fitur Bluetooth atau NFC, disarankan untuk menonaktifkannya.

3. Mengurangi Penggunaan WiFi

WiFi memang lebih hemat baterai dibandingkan dengan jaringan seluler, namun penggunaannya yang terus-menerus juga dapat membuat baterai cepat terkuras. Untuk menghemat baterai Xiaomi, Anda bisa mengurangi penggunaan WiFi atau mematikan WiFi ketika tidak sedang digunakan.

4. Mematikan Fitur GPS

Fitur GPS memang sangat berguna untuk menentukan lokasi, namun fitur ini juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak sedang menggunakan fitur GPS, disarankan untuk mematikannya agar baterai lebih hemat.

5. Menggunakan Mode Hemat Daya

Sebagian besar smartphone Xiaomi sudah dilengkapi dengan fitur mode hemat daya. Fitur ini akan mengurangi penggunaan daya baterai pada smartphone dengan cara membatasi penggunaan aplikasi tertentu atau menurunkan kecerahan layar. Jika Anda sedang tidak membutuhkan smartphone untuk aktivitas yang intens, disarankan untuk mengaktifkan mode hemat daya agar baterai lebih hemat.

6. Menghapus Aplikasi yang Tidak Dibutuhkan

Banyak pengguna smartphone yang mengunduh berbagai aplikasi yang tidak mereka butuhkan. Selain membuat smartphone menjadi berat, keberadaan aplikasi yang tidak diperlukan juga dapat membuat baterai cepat terkuras. Oleh karena itu, disarankan untuk menghapus aplikasi yang tidak diperlukan agar baterai lebih hemat.

7. Menonaktifkan Fitur Vibrasi

Fitur vibrasi memang sangat berguna untuk memberikan notifikasi tanpa mengganggu orang di sekitar. Namun, penggunaan fitur vibrasi juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur vibrasi, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

8. Mematikan Fitur Sinkronisasi Otomatis

Fitur sinkronisasi otomatis memang sangat berguna untuk menghubungkan akun-akun kita pada smartphone. Namun, fitur ini juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur sinkronisasi otomatis, disarankan untuk mematikannya agar baterai lebih hemat.

9. Menggunakan Aplikasi Penghemat Baterai

Terdapat banyak aplikasi penghemat baterai yang tersedia di Google Play Store, salah satunya adalah aplikasi Battery Saver. Aplikasi ini akan membantu Anda mengatur penggunaan baterai pada smartphone agar lebih hemat. Namun, pastikan untuk memilih aplikasi penghemat baterai yang terpercaya dan tidak merusak sistem pada smartphone Anda.

10. Menonaktifkan Fitur Animasi

Fitur animasi memang membuat smartphone lebih menarik, namun penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur animasi, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

11. Menonaktifkan Fitur Haptic Feedback

Fitur haptic feedback memang berguna untuk memberikan umpan balik saat kita mengetik atau menyentuh layar smartphone. Namun, penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur haptic feedback, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

12. Menonaktifkan Fitur Pemberitahuan pada Aplikasi

Banyak aplikasi yang memberikan pemberitahuan pada smartphone, baik itu pada layar kunci atau saat sedang digunakan. Namun, terlalu banyak pemberitahuan dapat membuat baterai cepat terkuras. Jika Anda tidak membutuhkan pemberitahuan pada aplikasi tertentu, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

13. Menggunakan Wallpaper yang Sederhana

Wallpaper yang terlalu rumit dapat membuat smartphone menjadi berat dan memakan daya baterai yang cukup besar. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan wallpaper yang sederhana agar baterai lebih hemat.

14. Menonaktifkan Fitur Animasi pada Lock Screen

Fitur animasi pada lock screen memang membuat smartphone lebih menarik, namun penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur animasi pada lock screen, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

15. Menonaktifkan Fitur Live Wallpaper

Fitur live wallpaper memang membuat wallpaper menjadi lebih hidup, namun penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Oleh karena itu, disarankan untuk menonaktifkan fitur live wallpaper agar baterai lebih hemat.

16. Menonaktifkan Fitur Auto-Sync

Fitur auto-sync memang berguna untuk mengatur sinkronisasi data pada akun-akun kita pada smartphone. Namun, fitur ini juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur auto-sync, disarankan untuk mematikannya agar baterai lebih hemat.

17. Menonaktifkan Fitur Aplikasi Terkait

Banyak aplikasi yang terkait dengan aplikasi lain pada smartphone. Jika Anda tidak membutuhkan fitur aplikasi terkait, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

18. Menonaktifkan Fitur Kamera

Fitur kamera memang sangat berguna untuk mengambil foto atau video, namun penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak sedang menggunakan fitur kamera, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

19. Menonaktifkan Fitur Flash

Fitur flash memang berguna saat kita mengambil foto di tempat yang minim cahaya, namun penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur flash, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

20. Menonaktifkan Fitur Vibration Feedback

Fitur vibration feedback memang berguna untuk memberikan umpan balik saat kita mengetik atau menyentuh layar smartphone. Namun, penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur vibration feedback, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

21. Menggunakan Charger Asli

Untuk menghemat baterai Xiaomi, disarankan untuk menggunakan charger yang asli dari pabrik. Penggunaan charger yang tidak asli dapat membuat baterai cepat rusak atau bahkan meledak.

22. Menghindari Pengisian Daya Berlebihan

Pengisian daya berlebihan dapat membuat baterai cepat rusak atau bahkan meledak. Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari pengisian daya berlebihan pada smartphone Xiaomi.

23. Menggunakan Power Bank

Power bank dapat menjadi solusi alternatif untuk menghemat baterai Xiaomi. Dengan menggunakan power bank, Anda bisa mengisi baterai Xiaomi kapan saja dan di mana saja tanpa harus mencari colokan listrik.

24. Mengganti Baterai yang Sudah Tua

Jika baterai Xiaomi sudah mulai melemah atau tidak tahan lama, disarankan untuk menggantinya dengan baterai yang baru agar daya tahan baterai lebih lama.

25. Menggunakan Mode Pesawat

Mode pesawat adalah salah satu fitur yang dapat membantu menghemat baterai pada smartphone Xiaomi. Dengan mengaktifkan mode pesawat, semua fitur pada smartphone akan dimatikan sehingga baterai lebih hemat.

26. Mematikan Animasi pada Sistem Operasi

Animasi pada sistem operasi memang membuat smartphone lebih menarik, namun penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur animasi pada sistem operasi, disarankan untuk mematikannya agar baterai lebih hemat.

27. Menonaktifkan Fitur S Voice

Fitur S Voice pada smartphone Samsung memang berguna untuk mengatur pengaturan pada smartphone, namun penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur S Voice, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

28. Menonaktifkan Fitur Google Now

Fitur Google Now pada smartphone Android memang berguna untuk memberikan berbagai informasi seperti cuaca, berita, dan lain sebagainya. Namun, penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur Google Now, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

29. Menonaktifkan Fitur S Beam

Fitur S Beam pada smartphone Samsung memang berguna untuk mengirim file dengan cepat, namun penggunaannya juga memakan daya baterai yang cukup besar. Jika Anda tidak membutuhkan fitur S Beam, disarankan untuk menonaktifkannya agar baterai lebih hemat.

30. Menggunakan Aplikasi Penghemat RAM

Terdapat banyak aplikasi penghemat RAM yang tersedia di Google Play Store, salah satunya adalah aplikasi Clean Master. Aplikasi ini akan membantu Anda membersihkan file-file yang tidak diperlukan pada smartphone sehingga RAM pada smartphone menjadi lebih lega dan baterai lebih hemat.

Kesimpulan

Demikianlah beberapa tips cara menghemat baterai Xiaomi agar daya tahan baterai lebih lama. Selain menghemat baterai, tips-tips di atas juga dapat membuat smartphone Xiaomi menjadi lebih ringan dan cepat. Semoga tips-tips di atas bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari cara menghemat baterai Xiaomi.

Artikel Serupa:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *